Sabtu, 21 Maret 2009

Memasang Widget scroller Teks

Alhamdulillah ada satu informasi ilmu baru lagi niiih,pernah liat alamat blog www.mediahaydar.blogspot.com ,hehhehe itu blogku sebenarnya.nah coba dech liat di Headernya disana terlihat tampilan teks scroller,

nah klw ada yang mau pasang Wudget itu silahkan ini Scriptnya tinggal Setting aja sendiri ya ,yaitu tinggal ganti aja teksnya dengan teks yang sobat inginkan tapi ingat teks perkarakternya terbatas jadi hemat huruf ya,hehhee

dan juga silahkan setting colour teks dan background colournya ya menurut warna yang sobat inginkan atau sesuai warna blog sobat, nah ini codenya :



tapi biar tidak bingung aku kupas aja dech

nah copi+paste script diatas tapi ssssebelum di taro di blog sobat perlu di perhatikan dulu

coba cari code ini :
document.write(' style="background-color:#800000;
silahkan ganti warna background-colour dengan warna yang sobat inginkan

ini code warna teksnya '+document.bgColor+'; color:white; silahkan ganti warna teks yang sobat inginkan.

kemudian liat code ini :
//Secify scroller contents
var line=new Array()
line[1]="Assalamualaikum wrwb.."
line[2]="Ahlan Wa Sahlan Ikhwah Fillah"
line[3]="Sahabat berada di blog Media Haydar"
line[4]="Media Jalin Ukhuwah ISLAM Radio"
line[5]="Ane persembahkan untuk AL-ISLAM"
line[6]="sukron telah berkujung di blog ini "
//Specify font size for scoller
var ts_fontsize="20px"

ganti semua teksnya yang sobat inginkan tapi sekali lagi di ingatkan karakternya terbatas jadi sesuaikan saja ya...

selamat mencoba...

Jumat, 20 Maret 2009

Hari ini ?

Hari ini ?,wah aneh ya judul postingannya,mungkin paling langkah ya hehehe
ada apa dengan hari ini??hari yang mana aku pertama kalinya bisa menghirup udara bebas (hehehe)emangnya habis nginep di hotel Prodeo,halah.Lantas ada apa dengan hari ini?,temen2-temen pada tahu ga,pasti jawabnya ga tahu?!!.
Hari ini adalah hari lalu dimana pertama kalinya aku menghirup udara bebas,bukan hotel prodeo lho?,tapi ya itulah hari dimana rentetan ceritaku yang suka,duka,maupun sedih

perjalanan hari ini adalah perjalana aku ketika dari kecil sampai sekarang.
perjalan panjang yang terus berputar bukan perjalanan berulang-ulang tiap tahunnya,tapi hari ini adalah perjalanan awal untuk masa depan yang lebih cemerlang dan juga sekaligus sebagai penghubung antara perjalanan hari kemarin dan hari esok.

Smoga hari ini aku lebih baik lagi dan tidak melupakan hari kemarin,jadikan hari kemarin pelajaran yang berharga untuk dapat menggapai sebuah impian di masa depan
ciieeh Impian masa depan ,apaan tuh ???tungu aja tanggal mainnya kali ya...,hehehehehe
auaah gelaaap,btw yang penting aku lebih baik lagi dech kesimpulannya.

tapi aku beratanya ada apa dengan hari ini ?
jawabnya?pasti beda-beda iyakan.

ya sudah ga jelas postingan ini ya....
yang penting Happy..happy lah hari ini
walapun ga ada yang tahu ,ada apa hari ini ?

ciiiaaww.....

Senin, 09 Maret 2009

Batu-batu Kecil di Perut Rasulullah

Suatu saat Rasulullah SAW mengimami salat isya. Tiap kali menggerakkan badannya untuk sujud atau rukuk, terdengar bunyi kletak-kletik seperti tulang-tulangnya berkeretakan. Para makmum cemas, menyangka beliau sedang sakit keras. Maka, seusai salat, Umar bin Khatthab bertanya, ''Apakah engkau sakit wahai kekasih Allah?''

''Tidak, aku sehat walafiat,'' sahut Nabi. ''Tapi mengapa tiap kali kau gerakkan tubuhmu, tulang-tulangmu berkeretakan. Pasti engkau sakit.'' ''Tidak, aku segar bugar,'' masih jawab Nabi.

Namun, lantaran para sahabat kelihatan makin khawatir, beliau lantas membuka jubahnya. Tampak oleh para sahabat, Nabi mengikat perutnya yang kempes dengan selempang kain yang diisi batu-batu kecil untuk menahan rasa lapar. Batu-batu itulah yang mengeluarkan bunyi kletak-kletik. Umar memekik, ''Ya Rasul, alangkah hina kami dalam pandanganmu. Apakah kau kira jika kau katakan lapar, kami tidak bersedia menyuguhkan makanan bagimu?''

Rasul menggeleng seraya tersenyum. Lalu, ''Umar, aku tahu kalian para sahabat sangat mencintaiku. Tapi di mana akan kuletakkan mukaku di hadapan Allah, apabila sebagai pemimpin justru aku membikin berat orang-orang yang kupimpin?'' ujarnya. ''Biarlah aku lapar, supaya manusia di belakangku tidak terlalu serakah sampai menyebabkan orang lain kelaparan,'' lanjut Nabi SAW.

Kejadian kecil seperti dimuat dalam The Stories of Sahabah itu sudah 14 abad berlalu. Kini kelaparan masih menghantui sebagian penduduk dunia. Lalu, apakah Tuhan tidak pandai menyediakan rezeki secara adil kepada segenap makhluk-Nya? Gugatan semacam itu, tentu hanya muncul dari mulut orang-orang kafir, sebagaimana disitir dalam Surah Yasin.

Tuhan Maha Bijaksana, Tuhan Maha Penyayang, rahmatNya tersebar merata. Kalau kelaparan masih bercokol di bumi, tak lain lantaran masih ada orang-orang serakah yang menguasai jatah lebih banyak untuk keperluan yang sedikit. Sabda Nabi SAW, ''Limadza tabnuna ma la taskununa? Limadza tuktsiruna ma la takkuluna? (Mengapa kalian membangun yang tak kalian tempati? Mengapa kalian menimbun banyak, padahal tak kalian makan?) ''

Atau, menurut pemimpin muslim Pakistan, Muhammad Ali Jinnah, ''This world is enough for every man's needs, but it is not enough for a man's greed. (Dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh manusia, tetapi takkan pernah cukup untuk memuaskan ketamakan seorang manusia yang serakah).'' - ahi

Sumber : http://www.republika.co.id/

Silaturahmi, Sebuah Solusi


Menebar kasih sayang terhadap sesama melalui silaturahmi, subhanallah, akan terasa jauh lebih indah, lebih mengesankan, dan luar biasa hasilnya sekiranya kita berusaha sekuat-kuatnya untuk memiliki kemampuan muhasabah (menelisik diri), sehingga lebih mengenali siapa diri kita yang sebenarnya. Artinya, kalaulah kita hendak mengingat-ingat dan mencari-cari aib dan kejelekan, jangan sekali-kali tertuju kepada aib dan kejelekan orang lain karena sungguh teramat terbatas pandangan kita untuk mampu melakukannya.

Kalau mau kita lakukan, ingat-ingat dan selidikilah aib-aib dan kejelekan yang melumuri diri sendiri. Betapa akan kaget bahwa kita yang selama ini begitu gemar menilai orang lain jelek, ternyata diri sendiri malah jauh lebih busuk lagi! Sungguh akan malu sendiri ketika ternyata kita ini tak lebih dari seorang yang hina dan gemar mengumpul-ngumpul dosa dengan mata, tangan, mulut, hati, dan anggota tubuh lainnya.

Seorang ulama seperti Yunus bin `Ubaid saja pernah mengaku, "Sesungguhnya aku menemukan seratus pekerti yang baik, di mana tidak kulihat diriku sendiri memiliki satu pun di antaranya." Atau, seperti pernah dikatakan Muhammad bin Wasi`, "Andaikata dosa itu mempunyai bau, niscaya tak seorang pun yang mau duduk-duduk bersamaku!"

Rahasia silaturahmi

"Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu" (Q.S. An-Nisaa: 1).

Sahabat, tahukah tentang sesuatu yang paling cepat dapat mendatangkan kebaikan ataupun sebaliknya, membuahkan kejahatan? "Sesuatu yang paling cepat dapat mendatangkan kebaikan," sabda Rasulullah saw., "adalah balasan (pahala) orang yang berbuat kebajikan dan menghubungkan tali silaturahmi, sedangkan yang paling cepat mendatangkan kejahatan ialah balasan (siksaan) orang yang berbuat jahat dan memutuskan hubungan kekeluargaan" (H.R. Ibnu Majah).

Berbicara tentang silaturahmi, kita tidak hanya membatasinya dengan sekadar saling bersalaman menyentuhkan tangan atau permohonan maaf. Akan tetapi, lebih jauh daripada itu kita harus berbicara yang hakiki, yakni tentang suatu kekuatan mental dan kemampuan yang tinggi dari hati manusia. Hal ini sesuai dengan asal kata dari "silaturahmi" itu sendiri, yakni shilat atau washl, yang berarti "menyambungkan" atau "menghimpun" dan ar-rahiim, yang berarti "kasih sayang".

Pengertian "menyambungkan" adalah suatu proses aktif dari sesuatu yang asalnya tidak tersambung. "Menghimpun" biasanya mengandung makna dari sesuatu yang bercerai-berai dan berantakan, menjadi sesuatu yang bersatu dan utuh kembali. Dalam hal ini Rasulullah saw. bersabda, "Yang disebut bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu ialah menyambungkan apa yang terputus" (H.R. Bukhari).

Oleh karena itu, adalah teramat penting bagi kita untuk tidak hanya merekayasa gerak-gerik tubuh di dalam bersilaturahmi tersebut, namun haruslah benar-benar bersungguh-sungguh menata hati agar kita mempunyai kekuatan untuk bisa berbuat lebih baik dan lebih bermutu lagi daripada apa yang dilakukan orang terhadap kita.

Kalau orang berkunjung kepada kita dan kita balas mengunjunginya, ini tidak memerlukan kekuatan mental yang tinggi karena bisa jadi hal itu dilakukan karena kita merasa berutang. Akan tetapi, ada orang yang tidak pernah bersilaturahmi kepada kita, lalu dengan sengaja kita kunjungi walaupun harus menempuh jarak yang cukup jauh dan memakan waktu, maka inilah yang disebut silaturahmi. Apalagi kalau ada orang yang membenci kita, lalu kita upayakan untuk menemuinya. Padahal, jelas hak-hak kita pernah terambil atau hati kita sempat terlukai. Di sinilah kekuatan silaturahmi yang sebenarnya.

Pada suatu kesempatan Rasulullah saw. memberikan taushiyah kepada para sahabatnya. "Hendaknya kalian mengharapkan kemuliaan dari Allah," demikian sabdanya. "Apakah yang dimaksud itu, ya Rasulullah?" tanya sahabat. Rasulullah kemudian bersabda lagi, "Yaitu, hendaknya kalian suka menghubungkan tali silaturahmi kepada orang yang telah memutuskan engkau, memberikan sesuatu (hadiah) kepada orang yang tidak pernah memberi sesuatu kepada engkau, dan hendaknya engkau bersabar (jangan lekas marah) kepada orang yang menganggap engkau bodoh" (H.R. Al-Hakim).

Walhasil, betapa pentingnya bagi kita menyambungkan kasih sayang (silaturahmi) itu. Betapa tidak! Dengan kasih sayang yang tersambung kepada makhluk-makhluk Allah, maka insya Allah Dia akan menyayangi kita. Apabila Allah telah menyayangi kita, maka akan dahsyat sekali dampaknya bagi kita karena kita akan menjadi orang yang paling beruntung dunia dan akhirat.

Lihat saja bagimana seperseratus kasih sayang Allah yang dibagi-bagikan kepada bermiliar-miliar makhluk yang ada di dunia ini. Sampai-sampai induk ayam pun membela dan melindungi anak-anaknya. Orang tua kita yang notabene tidak pernah bisa kita balas kebaikannya, tetapi mereka senantiasa berusaha mencukupi kekurangan kita, memenuhi segala kebutuhan kita, membela di kala kita teraniaya, serta melindungi saat kita terancam. Mereka pun dengan sepenuh kasih sayang menuntun agar anak-anaknya tidak tergelincir ke jalan yang salah dan menerangi agar anak-anaknya tidak tersesat walaupun harus bersimbah peluh berkuah darah.

Demikianlah seperseratus kasih sayang Allah yang ditebarkan dan dibagi-bagikan kepada makhluk-makhluk yang ada di bumi ini, sudah sedemikian dahsyatnya. Apalagi Allah yang Mahasempurna dan Mahautuh kasih sayang-Nya. Allah Mahatahu akan segala kebutuhan, harapan, dan keinginan kita. Bahkan Allah pemilik segala apa yang kita inginkan. Allah penentu segala kejadian yang terbaik bagi dunia maupun akhirat kita. Allah tahu persis segala sesuatu yang akan mencelakakan diri kita. Allah pun tahu persis segala sesuatu yang akan membinasakan dunia akhirat kita.

Allah Mahagagah, pelindung yang Mahasempurna. Jikalau Dia berkehendak melindungi seorang makhluk-Nya, tidak ada satu pun yang bisa menganiayanya, kendatipun bergabung seisi alam semesta ini untuk melakukan sesuatu. Begitu pun kalau Allah akan memberi karunia kepada makhluk-Nya, tidak akan pernah terhalangi walaupun seluruh jin dan manusia bergabung untuk menghalanginya. Pendek kata, orang yang dikasih-sayangi oleh Allah, sempurnalah kebahagiaannya. Semua kebutuhan tercukupi, kesulitan akan diberi jalan keluar, bahkan akan dibela dari segala yang mengancamnya dengan pembelaan yang pasti sangat memuaskan.

Kata-kata ini terlalu ringkas untuk bisa menguraikan bagaimana dahsyatnya kasih sayang Allah. Terbukti kendati sampai saat ini berlumur dosa, bergelimang maksiat, dan kurang bersyukur, ternyata Allah toh tetap saja memberikan segalanya. Tubuh dinormalkan, dididik, diberi rezeki, diberi tempat tinggal, dan aib-aib kita pun ditutupi-Nya. Padahal, Allah tidak membutuhkan kita sama sekali. Kendati kita telah berlumur kehinaan dan kemaksiatan, ternyata tidak terhalang kasih sayang-Nya yang senantiasa menanti kita kembali kepada-Nya. Allaahu akbar!

Jadi, silaturahmi yang kita laksanakan benar-benar bukan karena mengharapkan imbalan dari makhluk-makhluk, bukan karena berharap pujian dan penghargaan, juga bukan karena mendambakan mereka agar menyambungkan tali silaturahmi sebagaimana yang telah kita lakukan. Sama sekali bukanlah semua itu yang kita dambakan, melainkan semua ini kita lakukan semata-mata agar kita semakin disayangi oleh Allah Azza wa Jalla! Zat yang Mahaagung, Mahasempurna, Mahahebat, Mahasuci, dan Mahamulia.

Sungguh, Mahabenar Allah dengan firman-Nya, "Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu" (Q.S. An-Nisaa: 1).

Maryam dan Aisyah

Dikisahkan bahwa seorang pastur ingin mengusik kehormatan Aisyah istri Rasulullah SAW, di hadapan orang-orang Islam.
Pastur tersebut berkata, "Orang-orang menuduh Aisyah berbuat serong (berzina) dan kita tidak tahu apakah tuduhan itu bohong atau benar."

Seseorang diantara yang hadir menjawab, "Dengarkan, ada dua wanita yang dituduh berzina dan dua-duanya telah dibantah dan dibersihkan oleh al-Qur'an. Yang seorang tidak bersuami, tetapi melahirkan anak (Maryam) dan yang seorang lagi bersuami tetapi tidak beranak. Yang mana yang patut dilempar tuduhan?"
Pastur tersebut bungkam dan tidak bisa menjawab.
Sumber:www.cybermq.com

Buku Terbaru Aa Gym "Menggapai Derajat IHSAN Membangun Pribadi Mulia untuk Meraih Bahagia Dunia & Akhirat"



Menggapai Derajat IHSAN


Membangun Pribadi Mulia untuk Meraih Bahagia Dunia & Akhirat


KH. Abdullah Gymnastiar


Bersikap bijak dalam menyampaikan pesan adalah keharusan, memilih kata yang santun dalam bertuturpun adalah kemestian. Perbedaan pendapat yang disinergikan sedemikian rupa pasti melahirkan solusi. Hal-hal inilah yang dijaga betul oleh Rasul SAW selama masa perjalanan dakwahnya.

Masyarakat jazirah Arabia yang jahiliyah, urakan, kotor, permarah, selalu berperang karena hal-hal yang sepele, merendahkan harkat kaum perempuan… berubah menjadi khairu ummah (ummat yang terbaik) dengan keluhuran budi dan kemuliaan akhlak, berubah menjadi ummat yang beriman dengan sebenar-benarnya iman, rajin berdzikir dan khusyu dalam ibadah. Berubah menjadi ummat yang saling mengisi, memaafkan dan tolong-menolong antar sesama, ummat yang selalu berfikir dan berikhtiar. Agar hidup mereka lebih kreatif, lebih produktif tidak menjadi beban orang lain tapi justru memberi sebesar-besarnya manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Perubahan adalah hasil dari kelembutan dan kesabaran Rasul SAW dalam mendakwahi sahabatnya. Kesuksesan dakwah Rasul SAW yang penuh kasih sayang, berbingkai kelembutan, yang mampu menundukan keras dan kasarnya orang-orang jahiliyah adalah teladan bagi kita hari ini dan masa-masa mendatang.

Penataan qalbu menjadi wajib hukumnya bila menginginkan perubahan. Hampir dapat dipastikan bahwa ceramah-ceramah Aa Gym punya karakteristik tersendiri, baik materi maupun cara penyampaiannya dengan mengacu kepada metode “BASIS”, yakni Benar, Aplikatif, Solutif, Inovatif, dan Sederhana.
Spesifikasi buku:
- Penulis : Abdullah Gymnastiar
- Pengantar : KH. Miftah Faridl
- Penyusun dan Penyunting : H. Edi Abu Marwa Junaedi, S.Ag.
- Penerbit : Cahaya Iman
- Jumlah Halaman : Hardcover, 633 halaman + xxi halaman
- Harga : Rp 120.000 diskon 20% = Rp 96.000
(belum termasuk biaya kirim)
- Biaya kirim : Rp 10.000,- (untuk lokasi Jabodetabek)
Cara pemesanan:
1. Yayasan Daarut Tauhiid Jakarta
Jl. Laksana I No. 8, Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telepon: 021-7235255
Mobile : 021-92727849
2. Transfer ke rekening:
Bank Centra Asia, Cabang Benhil-Jakarta
a/c 301-1198145
a/n Vanda Rafika
Bukti transfer dikirim melalui fax: 021-7235258
3. E-mail: sekpim_dt@yahoo.co.id dengan menyertakan bukti transfer

Sabtu, 07 Maret 2009

Acara bersama Maulud Nabi dari Radio Alaikassalam Jakarta

Sahabat semua rekan rekan radio yang terus menssuport dawah Islam
alhamdulillah ini merupakan data FINAL untuk program siaran bersama

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
yang diselenggarakan Majlis Taklim Ahad Pagi Perguruan Islam As-Syafi’iyah
insya-Allah pada ;
Hari/Tgl : Ahad / Minggu pagi, 8 Maret 2009 / 11 Rabiul Awwal 1430 H
Jam : 8 pagi – selesai.
Tempat : Masjid Al-Barkah As-Syafi’iyah Balimatraman Tebet Jaksel.
Insya-Allah akan dihadiri para Habaib & Alim Ulama, Insyaallah akan hadir, Ustd Yusuf Mansyur

INFO DATA UPDATE SEMENTARA radio yang ikut bergabung
1. 95.5 RASFM - Radio Alaikassalam Jakarta
2. AM 792 Radio Suara As Syafiiyah Jakarta
3. RADIO DINO 90.9 FM - Samarinda
4. RADIO Madinatussalam 909FM - Banjarmasin
5. RADIO MITRA 97FM - Batu Malang
6. RADIO Q 90 FM - Medan
7. RADIO NARA 104.1 FM - Aceh
8. RADIO 89,3 MQFM FM - Lampung
9. RADIO PAPEJA 101.8 FM - Sumatera Selatan


untuk teknis nanti rekan rekan langsung saja relay di source audio melalui streaming
http://stream.rasfmjakarta.com:8000/listen.pls

NOTE
1. untuk SPOT Promo nanti malam akan kami kirim silahkan bisa dimodifikasi kembali
2. selama acara insyaAllah dari jakarta sourcenya bebas dari pemutaran iklan sehingga rekan-rekan bisa beraktiftas terkait
pemutran iklan di radio masing-masing
3. Mohon bagi rekan rekan berkenan mengirimkan Logo Radio masing masing ke email ini kecuali
radio [RADIO DINO 90.9 FM - Samarinda, RADIO Madinatussalam 909FM - Banjarmasin dan RADIO MITRA 97FM - Batu Malang] karena udah ada
4. Moga niat yang baik ini menjadi jalan barokah bagi kita semua, amin
[Sindikasi Radio Untuk Dawah Islam]

demikian informasi ini ananda sampaikan, semoga membawa membawa dan menambah barokah radio kita
bagi rekan rekan radio yang belum bisa ikutan terkait program lokal insyaAllah tidak apa apa
next time kita bisa bareng bareng semua ... amien [data radio]
1. 95.5 RASFM - Radio Alaikassalam Jakarta
2. AM 792 Radio Suara As Syafiiyah Jakarta
3. RADIO DINO 90.9 FM - Samarinda
4. RADIO Madinatussalam 909FM - Banjarmasin
5. RADIO MITRA 97FM - Batu Malang
6. RADIO Q 90 FM - Medan
7. RADIO NARA 104.1 FM - Aceh
8. RADIO 89,3 MQFM FM - Lampung
9. RADIO PAPEJA 101.8 FM - Sumatera Selatan
10. RADIO SALAM FM - Batam
11. RADIO SPA FM - Sukabumi
12. RADIO RDSFM - Solo
13. RADIO MQFM - Djogja


Jakarta, 5 Maret 2009


Iwan Setiawan
Program Director
95.5 RASFM - Radio Alaikassalam Jakarta
AM 792 Radio Suara As Syafiiyah Jakarta


Email : awanalbana@yahoo.com
YM : awanalbana
SMS : 08877820225


Kamis, 05 Maret 2009

Membuat Streaming Radio dengan DSP

Sahabat Anda berpikir bahwa membuat sebuah Streaming Radio sangat dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit,namun jangan khawatir saya akan menjelaskan Tutorial Streaming radio yang insya Alloh mudah dan mudah dipahami,bukan itu saja Server yang dijadikan Hosting itu didapatkan dengan FREE dari www.shoutcast.com dan www.listen2myradio.com

membuat sebuah program untuk tempat url alamat streamingnya di komputer atau yang disebut DSP Plug-in di winampnya,cara membuatnya tinggal download kemudian menginstallnya ke komputer kita
baiklah untuk lebih jelasnya akan saya kasih langkah2nya :


1.klw komputer kita blum ada winampnya silahkan donwload dulu ini alamatnya :www.winamp.com/player/

2.setelah kita udah memilki winamp yang udah terinstall di komputer kita ,kemudian kita download SHOUTcast Radio DSP plug-in untuk winamp ini alamat downloadnya http://yp.shoutcast.com/downloads/shoutcast-dsp-1-9-0-windows.exe kemudian install

3.setelah terinstall plug-innya kemudian buka winampnya dan tekan tombol kuci "CTRL
and P secara bersamaan ..dan kemudian jendela window akan terbuka .lihat di bawah gambar programnya :



terlihat di gambar diatas .nah di sebelah kiri cari line /tulisan "DSP/Effect" kemudian akhtifkan dengan cara mengkliknya...setelah di klik akan muncul disebalah kanan line/tulisan "Nullsoft SHOUTcast Source DSP v1.8.2b" akhtifkanlah dengan cara mengkliknya

4.setelah di klik akan muncul/membuka window untuk tempat server streaming .lihat gambarnya di bwah ini :


5 .nah bagian ini sudah hampir selsai ...skarang kita pergi ke www.listen2myradio.com silahkan daftar dulu disana dengan klik sigh-up....setelah selesai silahkan install server streamingnya disana ikuti petunjuk disana ..setelah selesai kita akan mendapatkan alamat server streamingnya contohnya 80.179.150.93 portnya 8976

6.stelah selesai kita kembali ke program shoutcast plug-in yang udah terinsstal tadi kemudian masukanlah alamat tadi.dengan cara klik output kemudian pilih connection setalah itu masukan " 80.179.150.93 " dan port 8976"misalnya dan jangan lupa tulis password sebagai control panel

setalah itu di test berhasilkah..klw blom berhasil silahkan priksa lagi control panelnya dan juga passwordnya udah bener atau ga

7.selesai

8..smoga dapat di pahami oleh temen2 semua

Minggu, 01 Maret 2009

Nasyid Haroki pilihan

Radio Hasmi Online



Browser not supported

Radio Fajri Jakarta



Browser not supported

Radio Kajian Islam Jogja



Browser not supported

Radio Assalam Batam


Browser not supported

Radio RasFM jakarta


Browser not supported

Radio Dakta FM


Browser not supported

Radio Al-Barokah Jakarta


Browser not supported

Radio Qummunity Cairo



Browser not supported

Radio HANG Dakwah Islamiyah

Browser not supported

Radio AS-SUNNAH

Browser not supported

97.0 Mitra FM

Browser not supported

Radio Tarbiyah

Browser not supported

MTA Solo

Browser not supported

MyQuran Radio

Browser not supported

Embed Code for AutoPlay Streaming Radio Codes

Radio Ngaji Online

89'3 MQFM Lampung



Browser not supported

MQFM Bandung



Browser not supported

RODJA Radio

Haroki

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan